Home Bandung Stadion GBLA: Kebanggaan Warga Bandung yang Bermasalah

Stadion GBLA: Kebanggaan Warga Bandung yang Bermasalah

119
Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA)
Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA)

STADION Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di wilayah Kelurahan Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung merupakan stadion kebanggaan warga Kota Bandung.

Stadion GBLA dibangun untuk menjadi markas tim sepakbola kebanggaan warga Bandung dan Jabar, Persib Bandung.

Nama yang pertama kali digunakan untuk stadion itu (saat dibangun) adalah “Sarana Olahraga (SOR) Gedebage”, lalu “Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage Bandung”, dan nyaris dikasih nama “Gelora Rosada”.

Stadion GBLA berkapasitas 37.500 tempat duduk dan bertaraf internasional.  Sayang, stadion kebanggaan warga Kota Bandung itu bermasalah.

Akibatnya, untuk kompetisi Liga 1 musim 2019, Persib Bandung tidak menggunakan GBLA sebagai kandang dan memilih Stadion Si Jalak Harupat (SJH) Kabupaten Bandung.

Masalah Utama Stadion GBLA

Masalah utama Stadion GBLA adalah sering retak dan amblas. Sumber masalahnya adalah dana pembangunannya dikorupsi! Akibatnya, pembangunan stadion tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan.

Terdakwa korupsi Stadion GBLA sudah divonis 5,5 tahun penjara.

“Mantan Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Bandung, Yayat Ahmad Sudrajat, divonis hukuman 5 tahun 6 bulan oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Senin 22 Januari 2018. Yayat terbukti bersalah dalam kasus korupsi pembangunan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung.” (PR).

Stadion GBLA juga sebenarnya belum tuntas. Pagar pembatas ke kompleks perumahan di samping stadion belum dibangun, padahal sudah masuk dalam rencana. Mungkin dananya sudah habis akibat dikorupsi.

Namun, bukankah dengan sering digunakannya GBLA berarti sudah ada pemasukan buat menuntaskan pembangunannya?

Stadion GBLA

Keamanan dan Kenyamanan Bobotoh

Masalah lainnya, tiap kali Persib bermain di GBLA, selalu ada keluhan dari bobotoh soal keamanan dan kenyamanan, khususnya masalah parkir kendaraan.

Di awal-awal Persib main di sana, banyak laporan kehilangan motor dan helm.

Bobotoh juga sempat mengeluhkan sejumlah fasilitas umum di GBLA yang sangat mengkhawatirkan. Kondisi mushala yang tampak kumuh.

Kondisi itu diperparah dengan buruknya kebersihan toilet di area stadion. Air tidak ada. Dari 10 toilet yang ada, mungkin dua yang bisa dipakai. Itu pun lampunya mati, gelap.

Kini, saat Liga 1 2019 sudah bergulir, Stadion GBLA hanya digunakan sebagai tempat latihan Persib. Pertandingan digelar di Si Jalak Harupat.*

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here