Home Blogging WordPress Multisite: Cara Membuat Banyak Website dengan Satu Domain Hosting

WordPress Multisite: Cara Membuat Banyak Website dengan Satu Domain Hosting

329
WordPress Multisite: Cara Membuat Banyak Website dengan Satu Domain Hosting
WordPress Multisite. DJM Digital

MEMBUAT website atau blog selfhosted dengan CMS WordPress memiliki banyak kelebihan, salah satunya bisa membuat banyak web dengan satu doman dan hosting.

Membuat Banyak Website dengan Satu Domain Hosting dimungkinkan dengan fitur adanya WordPress Multisite.

Pengertian WordPress Multisite

WordPress Multisite adalah fitur bawaan WordPress yang memungkinkan kita membuat beberapa website pada satu akun.

Dengan menggunakan WordPress Multisite, kita dapat mengelola ratusan, ribuan, bahkan jutaan website!

Namun, website tambahan ini berupa subdomain atau subdirectory yang menempel pada nama domain utama.

Contoh:

  • Subdomain → http://subdomain.blogerbandung.com
  • Subdirectory → https://blogerbandung.com/persib

Contoh nyata adalah situs berita detik.com dan liputan6.com yang memiliki beberapa subdomain/subdirectories.

  • Detik.com menggunakan format subdomain, terdiri dari subdomain news.detik.com, sport.detik.com, hot.detik.com, dan banyak lagi.
  • Liputan6.com menggunakan format subdirectory, terdiri dari liputan6.com/news, liputan6.com/bola, liputan6.com/tekno, dan banyak lagi.

Mesin pencari akan menganggap multisite dengan subdomain adalah domain terpisah. Berbeda dengan subdirectory yang akan diindeks sebagai nama domain yang sama.

Jadi, sebaiknya memilih format multisite subdirectory, khususnya jika nama domain sudah populer.

Untuk membuat multisite, Anda harus punya dulu domain dan hosting. Sebaiknya paket unlimited seperti yang ditawarkan Niagahoster.

Cara Membuat WordPress Multisite

1. Website WP Baru

Bagi website atau blog yang baru dibuat, cara membuat wordpress multiside hanya tinggal mencentang fitur WPMU seperti dalam gambar di bawah ini, saat instalasi WP.

Setting Multisite WP

Nantinya, di Dashboard WP, ada menu Tools > Network Setup untuk menambahkan situs baru dengan subdomain ataupun subdirectory.

Setting Multisite WP

Jika sudah terlanjur tidak mengaktifkan WPMU, atau blog WP Anda sudah lama dibuat, berikut ini prosesnya seperti dikutip dari Niagahoster dan WP Beginner.

2. Website WP Lama

Jika akan membuat banyak web dengan subdomain/subdirectory di blog WP yang sudah lama, atau sudah diinstal WP regule tanpa WPMU, berikut ini langkahnya.

1. Backup wp-config.php dan .htacces

Backup file wp-congfig.php dan .htacces untuk menghindari error. Jika ada masalah pada web wordpress saat mengaktifkan multisite, maka untuk merestore-nya hanya perlu mengganti atau mengembalikan kedua file ini.

2. Buka folder public_html

Buka folder public_html melalui FTP, misalnya menggunakan aplikasi FileZilla atau WinSCP, lalu edit file wp-config.php dan .htacces

folder public_html

edit config php

edit config php

Setelah file wp-config.php terbuka, temukan kalimat di bawah ini:

/* That’s all, stop editing! Happy blogging. */

Tambahkan kode berkut ini di atas kalimat tersebut.

/* Multisite */
define( ‘WP_ALLOW_MULTISITE’, true );

Save!

3. Setting di Dashboard WP

Lakukan konfigurasi WordPress Multisite melalui Dashboard WP.

3.1. Non-aktifkan semua Plugin (optional)

Noaktifkan Plugin

3.2. Klik menu Tools > Network Setup

Tools > Network Setup

Anda akan melihat pilihan subdomain atau sub-direktori. Pilih salah satu dari kedua format tersebut untuk menambahkan situs di dalam jaringan Multisite Anda. Setelah selesai mengkonfigurasikan, scroll ke bawah dan klik Install.

instal multisite wp

3.3. Mengubah file wp-config dan .htaccess

Setelah Anda mengikuti cara membuat Multisite WordPress di atas, Anda akan menemukan petunjuk untuk mengubah file wp-config.php dan file .htaccess pada File Manager website Anda.

Untuk langkah ini, Anda dapat menggunakan FTP seperti tadi, atau langsung melalui cPanel agar lebih mudah.

1. Pertama, ubah file wp-config.php melalui cPanel.

Pilih folder public_html > wp-config.php > edit.

Tambahkan perintah ini sebelum /* That’s all, stop editing! Happy blogging. */. 

Kemudian, klik Save untuk menyimpan konfigurasi baru Anda.

define('MULTISITE', true);
define( 'SUBDOMAIN_INSTALL', false);
define('DOMAIN_CURRENT_SITE', 'new-multisite-setup.dev');
define('PATH_CURRENT_SITE', '/');
define ('SITE_ID_CURRENT_SITE', 1);
define('BLOG_ID_CURRENT_SITE', 1);

2. Masih berada di dalam folder public_html, pilih menu file .htaccess > edit.

Hapus semua perintah yang ada di dalamnya, kemudian ganti dengan perintah di bawah ini. Klik Save untuk menyimpan konfigurasi baru Anda.

RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteRule ^index.php$ - [L]
# add a trailing slash to /wp-admin
RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?wp-admin$ $1wp-admin/ [R=301,L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -f [OR]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} -d
RewriteRule ^ - [L]
RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?(wp-(content|admin|includes).*) $2 [L]
RewriteRule ^([_0-9a-zA-Z-]+/)?(.*.php)$ $2 [L]
RewriteRule . index.php [L]

Setelah menambahkan kedua perintah di atas, login kembali ke dashboard WordPress Anda.

Anda akan menemukan menu baru yang menunjukkan bahwa WordPress Multisite Anda telah terinstal, yakni adanya menu My Sites.

Menambahkan Situs Baru pada WordPress Multisite Anda

Setelah mengetahui cara membuat WordPress Multisite, kini saatnya Anda menambahkan situs baru.

1. Arahkan kursor ke menu My Sites > Network Admin > Sites

2. Pilih Add New

3. Isi Site Address, Site Title, dan Admin Email.

Setelah semua kolom terisi, klik Add Site.

Jika Anda menonaktifkan plugin, aktifkan kembali plugin tersebut di dashboard Network Admin (Super Admin), agar semua website yang ada bisa langsung menggunakan plugin tersebut.

Klik Plugin melalui sidebar, pilih plugin yang akan diaktifkan, dan klik Network Activate.

Nah itu dia Cara Membuat Banyak Website dengan Satu Domain Hosting dengan fitur WordPress Multisite: (Bloger Bandung).*

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here